NewsDPD LDIILDII

LDII Kota Bandung Ikuti Pemantauan Hilal Penentuan 1 Syawal 1447 H, Hilal Tidak Terlihat

ldiibandung.or.id — Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kota Bandung turut serta dalam kegiatan rukyatul hilal (pemantauan hilal) untuk menentukan awal 1 Syawal 1447 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (19/3/2025) di Observatorium Al-Biruni, Fakultas Syariah Universitas Islam Bandung (UNISBA), sebagai bagian dari pemantauan serentak di berbagai titik Jawa Barat.

Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan pemerintah, ulama, akademisi, pakar astronomi, serta organisasi kemasyarakatan Islam.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si., menyampaikan hasil pemantauan di Kota Bandung, hilal tidak berhasil terlihat. Hasil ini selanjutnya akan dilaporkan sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat nasional yang diselenggarakan pemerintah untuk menetapkan secara resmi Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. “Pada saat pelaksanaan rukyatul hilal, kondisi hilal tidak terlihat dari lokasi pengamatan di Bandung. Hal ini dikarenakan cuaca kota Bandung yang hujan dan posisi hilal masih belum memenuhi kriteria. Hasil ini akan kami laporkan untuk menjadi bahan dalam sidang isbat nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Pengamat Hilal DPD LDII Kota Bandung, H. Ayatulloh Husein, menegaskan bahwa keikutsertaan LDII dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendukung proses penentuan hari besar keagamaan secara ilmiah dan terkoordinasi. “Partisipasi LDII dalam rukyatul hilal ini adalah wujud kontribusi nyata dalam mendukung penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah, sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa perbedaan metode dalam penentuan awal bulan Hijriah merupakan bagian dari dinamika keilmuan yang harus disikapi dengan bijak. Menurutnya, seluruh elemen umat Islam diharapkan tetap menjaga persatuan dan saling menghormati perbedaan yang ada.

Kegiatan rukyatul hilal ini menjadi salah satu upaya bersama untuk menghasilkan keputusan yang akurat dan dapat diterima oleh seluruh masyarakat, sehingga pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri dapat berlangsung dengan penuh kehangatan.